Tampilkan postingan dengan label Penyebab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyebab. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 April 2013

Penyebab Mimisan

type='html'>
Penyebab mimisan pada anak bervariasi. Secara umum mimisan terjadi akibat pembuluh darah yang pecah di daerah hidung bagian tengah, namanya pleksus kieselbach. Pembuluh darah ini merupakan anyaman jaringan pembuluh darah yang sangat halus dan tipis. Pada anak-anak pembuluh darah ini mudah berdarah terutama kalau ada infeksi di daerah hidung. Akibat infeksi pembuluh darah yang tipis tersebut akan melebar dan kalau tersenggol sedikit saja akan mudah pecah.
Perubahan cuaca juga dapat menyebabkan mimisan. Prinsipnya sama dengan infeksi, cuaca dingin atau hujan menyebabkan hidung anak mengalami flu serta pembuluh darah di hidung melebar dan tipis. Ketika anak menyeka hidungnya pembuluh darah ini gampang sekali pecah.
Mimisan juga dapat terjadi jika seseorang menderita tumor di rongga hidung yaitu angiofibroma. Tumor ini biasa ditemukan pada anak usia muda atau dewasda muda dan seringkali terlihat sebagai benjolan sebesar biji nangka berwarna merah keputihan.
Pada keadaan infeksi sistemik seperti demam bedarah anak juga dapat mengalami mimisan, biasanya ini pertanda bahaya pada kasus demam berdarah tersebut dan anak harus mendapatkan perawatan intensif. Pada keadaan demam berdarah mimisan seringkali diikuti perdarahan juga pada organ lain sehingga mimisan karena demam berdarah mudah dibedakan dari mimisan karena sebab lain.
Bahaya atau tidaknya mimisan sangat tergantung dari penyebabnya. Mimisan karena demam berdarah sangat berbahaya karena itu pertanda stadium berat. Jika mimisan karena infeksi di daerah hidung misalnya sinusitis dsb, tidak terlalu berbahaya dan penata laksanaannya dengan mengobati infeksinya.
Pada keadaan yang kronis misalnya mimisan yang terlalu sering dan darah yang keluar banyak dapat terjadi komplikasi yang cukup berat antara lain anemia. Anemia jika berlangsung lama dan berat akan mengakibatkan beban kerja jantung bertambah berat dan jantung akan membengkak.
Cara menghentikan mimisan adalah anak didudukkan pada posisi tegak, kemudian diberikan tekanan pada hidung (dipencet) dengan tujuan mengecilkan pembuluh darah yang pecah (kontriksi) sekaligus mempercepat pembekuan darah di daerah hidung. Bisa juga dengan pengobatan alami daun sirih getahnya diteteskan ke daerah hidung yang mimisan. Getah daun sirih ini berkhasiat menimbulkan koagulasi pada pembuluh darah yang pecah.

Sumber: Obatherbalalami


View the original article here

Sabtu, 06 April 2013

Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Penyakit Maag

type='html'>
Apa anda pernah atau malah sering merasa perih dibagian lambung apalagi ketika tidak makan apapun. Mungkin saja anda sedang mengalami penyakit maag, jangan kelamaan untuk mengobatinya karena bisa jadi suatu saat saat sakit maag anda akan berubah menjadi maag kronis yang sakitnya luar biasa.
Gejala sakit maag bukan saja lambung anda terasa perih saja, tetapi ada beberapa gejala lain, seperti mual, muntah, sering merasa lapar, perut kembut, sering bersendawa, dan sakit saat buang air besar.
Penyebab sakit maag sendiri bisa diakibatkan oleh berbagai macam, yang paling umum adalah karena pola makan tidak teratur. Penyabab lain, bisa terjadi karena mengkonsumsi obat-obatan, minum alkohol, stres, depresi, bahkan bisa diakibatkan karena pola tidur yang tidak teratur.
Untuk jenis penyakit maag, juga terdapat berbagai macam. Seperti yang admin kutip dari wikipedia, penyakit maag ada yang :
Maag Ringan
Maag jenis ini biasanya tidak menimbulkan sakit apa-apa tapi kadar asam lambung sudah berlebihan pada bagian dinding lambung.
Maag Sedang
Maag jenis ini sudah terasa sakitnya yang ditandai dengan rasa perih pada bagian lambung, biasanya juga disertai dengan rasa mual dan muntah.
Maag Kronis
Maag tipe ini sudah benar-benar menyakitkan, dan harus dilakukan segera penenganan agar si penderita tak kesakitan terlalu lama.
Nah, Jika anda atau salah satu keluarga anda penderita sakit maag, simak tips berikut ini:

Mengobati Penyakit Maag

Untuk pengobatannya, yang paling umum adalah menggunakan Antasida untuk menetralisi asam lambung serta menghilangkan rasa nyeri pada lambung. Selain itu, ada juga jenis obat-obatan lain, seperti Pompa Proton untuk menghentikaan produksi asam lambung, Ranitidin untuk mengobati tukak lambung, dan berbagai jenis obat-obatan lainnya.

Mengatasi dan Mencegah Penyakit Maag

Ada beberapa tips agar dapat mengatasi dan mencegah penyakit maag, antara lain:
1. Makan teratur, ini adalah cara paling ampuh karena penyakit maag biasanya dikibatkan karena pola makan yang tak teratur maka anda harus mengatur pola makan yang pertama kali untuk mengatasi penyakit maag.
2. Hindari Minuman yang dapat meningkatkan asam lambung, seperti kopi, minuman bersoda, alkohol ataupun makanan yang mengandung cuka berlebih.
3. Makan makanan yang mudah dicerna, ini berguna untuk meringankan kerja lambung apalagi jika sedang terkena maag. Pilihlah makanan yang banyak mengandung serat, sepert jelly, rumput laut dan sayur-sayuran. Serta jangan lupa juga untuk mengkonsumsi buah-buahan yang bersifat lunak, seperti pepaya.
4. Tidur teratur, tak hanya pola makan yang harus anda atur tapi juga pola tidur anda juga harus anda atur karena pola tidur juga salah satu penyebab sakit lambung. Usahakanlah untuk tidur 8 jam sehari.
5. Hindari stres, stres juga bisa menyebabkan penyakit maag, jadi anda harus bisa menghindari stres tersebut.

View the original article here